Gubernur Kalteng dan Dubes Rusia Bahas Sejarah dan Peluang Kerja Sama Baru
— dishut kalteng (@DishutKalteng) October 7, 2025
Palangka Raya – di Istana Isen Mulang pada Senin malam (6/10/2025)#kaltengmakinberkah#kaltengberakhlak#dishut#dishutprovkalteng#kalteng#palangkaraya#asnberakhlaksukaikan pic.twitter.com/A9o8YMq1Nk
Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menuturkan bahwa hubungan antara Kalteng dan Rusia memiliki sejarah panjang yang menarik. Hal itu disampaikannya saat menggelar kegiatan Hasupa Hasundau atau ramah tamah bersama Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dan rombongan, di Istana Isen Mulang pada Senin malam (6/10/2025), yang turut dihadiri Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dan anggota Komisi IX DPR RI.
Dalam kesempatan itu, Agustiar mengungkapkan bahwa Jalan Tjilik Riwut dari arah Palangka Raya menuju Tangkiling sejak lama dikenal dengan sebutan Jalan Rusia. Jalan sepanjang 34 kilometer tersebut, kata Gubernur, selesai dibangun pada tahun 1965 pada masa pemerintahan Presiden Soekarno melalui kerja sama dengan Pemerintah Rusia kala itu.
“Jalan itu awalnya direncanakan hingga ke Pangkalan Bun sepanjang sekitar 450 kilometer, namun tidak dilanjutkan karena adanya pergantian kepemimpinan saat itu,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Rusia Sergei Tolchenov menyampaikan rasa bangganya dapat berkunjung ke Pulau Kalimantan, khususnya ke Palangka Raya. Ia mengaku terkesan dengan sambutan hangat Pemerintah Provinsi Kalteng dan menilai hubungan antara Rusia, Indonesia, dan Kalteng memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Kegiatan Hasupa Hasundau malam itu berlangsung penuh keakraban, disertai jamuan khas daerah dan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan antara Kalteng dan Rusia.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas momentum bersejarah itu.
“Pertemuan ini bukan hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang lingkungan dan kehutanan, seperti pengelolaan energi terbarukan, konservasi hutan, dan teknologi hijau yang selama ini menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
#kaltengmakinberkah
#kaltengberakhlak
#dishut
#dishutprovkalteng
#kalteng
#palangkaraya
#asnberakhlaksukaikan






