DAMPAK KARHUTLA BAGI KESEHATANWaspadai Asap Karhutla yang Dapat Memperburuk Asma, Penyakit Paru-Paru, dan Gangguan Jantung

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Asap Karhutla mengandung partikel halus (PM2.5), karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NOâ‚‚), sulfur dioksida (SOâ‚‚), serta berbagai zat berbahaya yang dapat masuk ke dalam sistem pernapasan dan aliran darah.

Paparan asap Karhutla dapat memperburuk penyakit asma, penyakit paru-paru, serta gangguan jantung, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit asma, paru kronis, dan jantung.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
🔸 Batuk yang terus-menerus.
🔸 Sesak napas.
🔸 Nyeri dada.
🔸 Mudah lelah dan pusing.
🔸 Mata merah dan berair.

Lindungi diri dari paparan asap Karhutla dengan cara:
✅ Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
✅ Tutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak masuk.
✅ Perbanyak minum air putih.
✅ Jaga kebersihan diri dan lingkungan.
✅ Kurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gejala yang semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Mari bersama mencegah Karhutla demi mewujudkan udara yang bersih, lingkungan yang lestari, serta masyarakat yang sehat.

Cegah Karhutla, Lindungi Kesehatan, Selamatkan Bumi!
Satu Langkah Kecil Kita, Selamatkan Hutan, Kesehatan, dan Masa Depan Kalimantan Tengah yang BERKAH.

#CegahKarhutla#DampakKarhutla#KesehatanMasyarakat#LawanAsapKarhutla#ISPA#Asma#ParuParu#Jantung#JagaHutan#DishutKalteng#KalimantanTengahBERKAH#BerAKHLAK#BanggaMelayaniBangsa