DAMPAK KARHUTLA BAGI KESEHATANWaspadai Iritasi Mata, Hidung, dan Tenggorokan Akibat Asap Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menghasilkan asap yang mengandung partikel halus (PM2.5) serta berbagai zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan. Paparan asap, meskipun dalam waktu singkat, dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman.

Gejala yang sering dirasakan antara lain mata perih, merah, berair, dan gatal, hidung gatal, bersin-bersin, pilek, atau tersumbat, serta tenggorokan terasa gatal, batuk kering, dan nyeri saat menelan. Kelompok yang paling rentan terdampak adalah anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma, penyakit paru, dan penyakit kronis lainnya.

Lindungi diri dan keluarga dari bahaya asap Karhutla dengan cara:
✅ Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
✅ Tutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak masuk ke dalam ruangan.
✅ Perbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
✅ Jaga kebersihan diri dan lingkungan.
✅ Kurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Mari bersama mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan selalu menjaga kelestarian hutan demi kesehatan kita bersama.

Cegah Karhutla dari Sekarang! Demi Kesehatan Kita, Keluarga, dan Generasi Masa Depan.
Jaga Hutan, Jaga Masa Depan untuk Kalimantan Tengah yang BERKAH.

#CegahKarhutla#DampakKarhutla#KesehatanMasyarakat#LawanAsapKarhutla#JagaHutan#DishutKalteng#KalimantanTengahBERKAH#BerAKHLAK#BanggaMelayaniBangsa