
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga melepaskan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (COβ), metana (CHβ), dan dinitrogen oksida (NβO) ke atmosfer dalam jumlah besar. Emisi tersebut mempercepat pemanasan global dan memperburuk perubahan iklim yang dampaknya dirasakan oleh seluruh makhluk hidup.
Akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca, suhu bumi terus naik, cuaca ekstrem semakin sering terjadi, kekeringan berkepanjangan dan banjir semakin meningkat, serta keseimbangan ekosistem terganggu. Hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyerap karbon justru berubah menjadi sumber emisi ketika terbakar.
Mencegah Karhutla merupakan langkah nyata dalam mengurangi emisi karbon dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Mari bersama-sama tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak menyalakan api di kawasan hutan dan lahan gambut, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung upaya pelestarian dan restorasi hutan.
Setiap upaya mencegah Karhutla adalah kontribusi nyata untuk melindungi bumi dari dampak perubahan iklim.
π± Jaga Hutan, Jaga Masa Depan untuk Kalimantan Tengah yang BERKAH.
π₯ Cegah Karhutla, Lindungi Alam, Selamatkan Masa Depan!
#DishutKalteng#KalimantanTengah#CegahKarhutla#DampakKarhutla#PerubahanIklim#GasRumahKaca#LindungiHutan#LindungiLingkungan#JagaBumi#BerAKHLAK#BanggaMelayaniBangsa






