
Palangka Raya, Sabtu, 5 September 2026 — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) terus meningkatkan kesiapsiagaan dan bergerak cepat dalam melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
Pada Sabtu, 5 September 2026, tim pemadam melakukan penanganan pada 18 titik lokasi pemadaman, yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan, di antaranya kawasan Jalan Yos Sudarso, Jalan Longkoh Langit, Jalan Tanjung Pinang IV, Tahura Isen Mulang, Jalan Danum Bahandang, Jalan Yos Sudarso Ujung, hingga Desa Keruing, Kabupaten Katingan.
Langkah pemadaman dilakukan sebagai upaya untuk mencegah api meluas, melindungi lingkungan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan ekosistem hutan.
Berdasarkan laporan kumulatif kegiatan tahun 2026, tercatat 730 titik penanganan dengan luas 280,85 hektare, serta pelaksanaan 22 animal rescue dan 40 pemadaman lingkungan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Agustan Saining, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh unsur.
“Kita harus bergerak cepat ketika menerima informasi adanya kebakaran. Semakin dini api ditangani, semakin besar peluang kita mencegah kebakaran meluas dan mengurangi dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.”
Kadishut Kalteng juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
“Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari jaga hutan dan lahan Kalteng, karena menjaga lingkungan berarti menjaga kehidupan dan masa depan kita bersama.”
Saat ini Status Tanggap Darurat Karhutla Kalimantan Tengah berlaku 31 Agustus–29 September 2026. Dinas Kehutanan Kalteng bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat patroli, pemantauan, deteksi dini, dan pemadaman di lapangan.
🌳🔥 Cegah Karhutla, Jangan Bakar Hutan dan Lahan!
🤝 Bersama Jaga Kalteng, Bersama Lindungi Lingkungan.






